19.7.17

Cara Mengobati Luka Sayat Akibat Pecahan Kaca

Cara Mengobati Luka Sayat Akibat Pecahan Kaca


Informasi Dunia Kesehatan. Salah satu bentuk sosial atau tolong menolong sudah menjadi tradisi antar manusia, Menolong orang lain adalah tugas yang munlia, maka tidak herang bila banyak orang dijaman sekarang yang suka menolong orang.

Menolong orang yang terluka bisa dilakukan oleh siapa saja, namun hal yang harus kita ketahui adalah cara pertolongan itu sendiri apakah kita sudah benar sesuai dengan prosedur apakah kita pura-pura tau saja agar kita bisa diandalkan dan disebut sebagai jiwa penolong yang akhirnya.

Namun tahukan anda keselamatan adalah hal yang paling penting, jadi jangan bermain-main dengan hal ini. Ikuti langkah-langkah ini untuk menjaga agar tetap bersih dan mencegah infeksi dan bekas luka.
  1. Pertama-tama cuci tangan terlebih dahulu, bersihkan dengan sabun dan air sehingga anda tidak terkena bakteri dan menyebabkan infeksi. Jika anda dalam perjalanan, gunakan pembersih tangan lainnya.
  2. Hentikan pendarahan. Beri tekanan pada potongan dengan kain kasa atau kain bersih. Pertahankan tekanan selama beberapa menit hingga pendarahan berhenti keluar.
  3. Bersihkan luka. Setelah anda menghentikan pendarahan, bilas potongan di bawah air dingin atau gunakan mencuci luka salin. Bersihkan daerah sekitar luka dengan sabun dan lap basah. Jangan sampai sabun di potong, karena bisa mengiritasi kulit. Dan jangan gunakan hidrogen peroksida atau yodium, yang bisa mengiritasi luka.
  4. Keluarkan kotoran. Gunakan sepasang pinset yang dibersihkan dengan alkohol untuk memilih kotoran, kerikil, kaca, atau bahan lainnya dengan mudah di potong.
Apakah saya perlu membalut luka?


Anda tidak perlu membalut setiap luka atau goresan. Beberapa sembuh lebih cepat saat dibiarkan tetap kering. Tapi jika potongan itu ada di bagian tubuh yang mungkin kotor atau digosokkan pada pakaian, perban dibalut untuk melindunginya. Ganti perban setiap hari atau kapan pun menjadi basah atau kotor.

Berapa lama perban ini dibiarkan?

Begitu keropeng padat terbentuk atau luka sudah mulai kering dan luka sudah mulai tertutup, Anda bisa melepaskan perbannya.

Kapan saya harus menghubungi dokter saya?

Tanyakan kepada dokter anda atau pergi ke ruang gawat darurat jika luka yang anda mengalami :
  1. Terjadi luuka yang dalam, panjang, atau ujungnya bergerigi. Anda mungkin butuh jahitan dan suntikan tetanus.
  2. Luka atau goresan berasal dari benda kotor atau berkarat. Anda mungkin perlu suntikan tetanus juga.
  3. Cederanya berasal dari gigitan binatang atau disebut dengan rabies.
  4. Anda tidak bisa menghentikan pendarahan dengan tekanan langsung.
  5. Anda tidak bisa mengeluarkan kotoran dari luka.
  6. Kulit di sekitar potongan menjadi merah dan bengkak atau timbul garis-garis merah (terinfeksi).
  7. Pus mengalir dari luka atau luka tidak mengering dan berair terus-menerus.
  8. Anda mengalami demam lebih dari 100,4 F (baik pada orang dewasa atau anak). 

Nah demikianlah Cara Mengobati Luka Sayat Akibat Pecahan Kaca yang bisa saya sampaikan dan jelaskan. Semoga bermanfaat dan membantu anda.



Informasi Dunia Kesehatan | Cara Mengobati Luka Sayat Akibat Pecahan Kaca

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak dan sesuai dengan topik. Dilarang meninggalkan link aktif pada kolom komentar.